IAO Events

14th IAO Annual Meeting

Selengkapnya

SALAM IKORTI !!
Salam sejawat bagi anggota IKORTI dimanapun berada ; semoga dalam keadaan sehat dan sejahtera. Tak terasa saat ini kita telah memasuki tahun 2019. Tahun demi tahun telah berlalu dan IKORTI senantiasa berupaya untuk menjadi Organisasi Profesi Ortodontis yang terbaik di Indonesia, semakin dikenal dan mampu berkiprah di regional Asia Pasifik maupun global.

Sepanjang 2018 banyak kegiatan yang telah kita lakukan antara lain delegasi IKORTI/IAO sejumlah 25 orang turut berpartisipasi di APOS Boracay – Philipina. Pada acara tersebut salah satu residen dari Universitas Indonesia yaitu drg Aristy Riyanti, memperoleh penghargaan sebgai juara ke 2 untuk kategori case report. Selanjutnya IKORTI telah mampu menyelenggarakan the 10th World Implant Orthodontic Conference diikuti oleh 750 peserta dari mancanegara dan 30 pembicara pakar mini srew implant turut membagi ilmu dan pengalaman mereka. Pada rapat WIOA , Dr. drg Fadli Jadzaldi Sp.Ort (K) selaku chairperson 10th WIOC memperoleh penghargaan sebagai WIOA Advisor. Selain itu 2 orang residen ortodonti Universitas Indonesia kembali meraih penghargaan, yaitu drg Nathania Hartono Sp.Ort juara ke 2 untuk kategori riset dan drg M.Arya Sulaeman K Sp.Ort memperoleh juara 2 untuk kategori case report. Selamat !! Sungguh prestasi yang membanggakan.

Teman Sejawat,
Tahun 2018 juga ditandai dengan terjadinya beberapa bencana alam di wilayah Indonesia yaitu gempa bumi di Lombok bulan Juni hanya beberapa bulan menjelang pelaksaanan WIOC di Bali serta gempa bumi , tsunami dan likuifaksi di daerah Palu Donggala. Visi profesi kita (IKORTI) turut memberikan sumbagan sebagai bentuk kepedulian. Pengurus IKORTI juga mendapat banyak ucapan simpati dan doa dari beberapa negara sahabat tergabung di APOS yaitu pengurus Thailand Association Orthodontists mengirimkan sejumlah dana yang kemudian disalurkan secara langsung oleh Dr.drg. Rini Susanti, Sp.Ort mewakili pengurus IAO kepada Direktur RS Tolabelo di Donggala untuk membantu mereka merehabilitasi gedung rumah sakit yang rusak parah. Di penghujung 2018 , kembali terjadi bencana kali ini di wilayah Carita dan sekitarnya. Ikatan Ortodonti Indonesia memberikan sumbangan yang disalurkan melalui teman sejawat dari PDGI Serang-Banten.

Awal desember di UGM Yogyakarta dilaksanakan ujian kompetensi bagi 31 orang residen dari 5 (lima) FKG yang menyelenggarakan program studi Sp Ortodonti, yang tentunya akan menambah jumlah ortodontis di Indonesia menjadi hampir 800 orang. Agenda utama PP IKORTI, yaitu 14th IAO Annual Meeting akan dilaksanakan di Surabaya pada tanggal 22 -24 Agustus 2019. Informasi lebih lengkap dapat teman sejawat temukan di kolom seminar dll.

Akhir kata mari kita wujudkan Ikatan Ortodontis yang makin maju dan SOLID. Apabila ada kata dan perbuatan yang kurang berkenan, saya mohon dimaafkan.

Salam Hangat,
drg. Krisnawati, Sp.Ort (K)

Tentang Ikorti

Sejarah Ikorti

IKORTI didirikan di Bandung pada tanggal 26 September 1974. Organisasi ini diberi nama Ikatan Ortodontis Indonesia disingkat IKORTI atau dalam Bahasa Inggris sebagai Indonesian Association of Orthodontists, disingkat IAO.

Ikatan Ortodontis Indonesia (IKORTI) / Indonesian Association of Orthodontists (IAO) adalah satu-satunya organisasi profesi dokter gigi spesialis ortodonti (Ortodontis) yang diakui di Indonesia dan Internasional.

Menjadikan Ikatan Ortodonti Indonesia sebagai satu satunya oragnisasi Ortodontis di Indonesia yang diakui dan berawawasan Global.

  1. Meng-konsolidasikan dan bekerjasama antara PP Ikorti dan masing2 Komisariat Daerah.
  2. Meningkatkan peran aktif IKORTI / IAO dalam Asia Pasific Orthodontis Society maupun WFO.
  3. Mengayomi anggota dan bermanfaat bagi masyarakat.
  1. Tujuan organisasi IKORTI adalah membina, mendorong, meningkatkan serta mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan keterampilan para anggotanya di bidang ortodontik
  2. Memberi informasi dan meningkatkan mutu pelayanan ortoodontik bagi masyarakat
  3. Meningkatkan kesejahteraan dan melindungi anggota
  1. IKORTI membantu dan memberikan saran kepada PDGI baik diminta maupun tidak, dalam menangani masalah yang berkaitan dengan profesi di bidang ortodontik
  2. IKORTI Dapat bekerjasama dengan instansi, institusi, serta ikatan profesi lainnya dalam forum nasional maupun internasional guna mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang mutakhir
  3. IKORTI berperan aktif dan memberi rekomendasi ijin Praktek dan dalam penyelenggaraan seminar, symposium, kegiatan ilmiah dalam bidang ortodontik dan juga pengabdian masyarakat